oRAnG AwaM

hAnya uNtuk oRang biAsa

jUst @ sOundtrAck…

mungkin ….akU…kamU…atau mereka pernah mengaLaminya!!!

tOh iNi juga

“juST @ sOuNdtraCk!!!”

hehehee..huAhaahaaa….huaaa…hikss…hikss..

Cheers darlin’


Here’s to you and your lover boy


Cheers darlin’


I got years to wait around for you


Cheers darlin’


I’ve got your wedding bells in my ear


Cheers darlin’


You give me three cigarettes to smoke my tears away

And I die when you mention his name


And I lied, I should have kissed you


When we were runnin’ in the rain

What am I darlin’?


A whisper in your ear?


A piece of your cake?


What am I, darlin?


The boy you can fear?


Or your biggest mistake?

Cheers darlin’


Here’s to you and your lover man


Cheers darlin’


I just hang around and eat from a can


Cheers darlin’


I got a ribbon of green on my guitar


Cheers darlin’


I got a beauty queen


To sit not very far from here

I die when he comes around


To take you home


I’m too shy
I should have kissed you when we were alone!

what am I darlin’?


A whisper in your ear?


A piece of your cake?


What am I, darlin?


The boy you can fear?


Or your biggest mistake?

Oh what am I? What am I darlin’?
I got years to wait…?!

song by…kalo g saLah dari masdab Damien riCe

December 9, 2006 Posted by masdidi | Love and friendship | | 2 Comments

Someday…..

…..dari sebuah ungkapan hati seorang teman,,in uN reaL wOrLd.

 

Someday we’ll leave this town

It wears us down

We’ll leave somehow

All its harm n all its charm

Oh someday….

Someday.. we’ll leave behind

All this time

That has turned sour

Far behind, out of mind

Oh.. someday

Someday we’ll leave this life

Far behind n fade in time

We’ll look down on this sad town

Oh someday..

Safe from harm, was it a dream I had

Was it a dream I had?!

December 9, 2006 Posted by masdidi | PuiSiku..pUisimu | | 1 Comment

Satu puisi untuk…anganku bersama sahabatku

Perlahan lirih ku dengar bisikanmu sahabat,

Disudut kelopak matamu, jelas kutangkap…tanya itu?

Namun, akupun tak kuasa untuk ungkap tirai itu,

Sahabat…

Dekap erat tanya itu,

Mungkin satu saat.

Satu waktu..kita kan menyibaknya!!

Sahabatku…

Kita mungkin terlalu takut untuk melangkah,

Namun, yang pasti jalan itu menuntun kita

Menggapai, meraih angan…

Diantara bincang kita…dulu,,

“a memOriez on november hari kelimaduaribuempat”

December 9, 2006 Posted by masdidi | PuiSiku..pUisimu | | 11 Comments

Doa untuk Kekasih…

uNtuk  tEmAn yAng mUngkin teLah aTaupun yang bLum……..

Allah yang Maha Pemurah…

Terima kasih Engkau telah menciptakan dia
dan mempertemukan saya dengannya.

Terima kasih untuk saat – saat indah
yang dapat kami nikmati bersama.

Terima kasih untuk setiap pertemuan
yang dapat kami lalui bersama.

Saya datang bersujud dihadapanMU…

Sucikan hati saya ya Allah, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan rencanaMU dalam hidup saya.

Ya Allah, jika saya bukan pemilik tulang rusuknya, janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya…
janganlah biarkan saya, melabuhkan hati saya dihatinya..
kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya dan jauhkan dia dari relung hati saya…

Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam didada ini dengan kasih dari dan padaMU yang tulus, murni…
dan tolonglah saya agar dapat mengasihinya sebagai sahabat.

Tetapi jika Engkau ciptakan dia untuk saya…
ya Allah tolong satukan hati kami…
bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya…
berikan saya kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya…

Ridhoi dia, agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya dengan segala kelebihan dan kekurangan saya
sebagaimana telah Engkau ciptakan…

Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh – sungguh mencintai dan rela membagi suka dan duka saya dengan dia…

Ya Allah Maha Pengasih, dengarkanlah doa saya ini…
lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendakMU…

Allah yang Maha kekal, saya mengerti bahwa Engkau senantiasa memberikan yang terbaik untuk saya…
luka dan keraguan yang saya alami, pasti ada hikmahnya.

Pergumulan ini mengajarkan saya untuk hidup makin dekat kepadaMU untuk lebih peka terhadap suaraMU yang membimbing saya menuju terangMU…

Ajarkan saya untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan….

Jadikanlah kehendakMU dan bukan kehendak saya yang menjadi dalam setiap bagian hidup saya…

Ya Allah, semoga Engkau mendengarkan dan mengabulkan permohonanku.

Amien.

 ”………aKan Lelah dAn siA-siA biLa meNcari,,

aKan lebiH menyeNangkan dan bAhagia biLa membEri….”

December 5, 2006 Posted by masdidi | Love and friendship | | 9 Comments

Kalau Aku Sudah Tua…?!:)

DengAn sEgala kerendaHan hAti..maafkAn biLa teLah denGan beRani menGuTip sebUah kArya iNi,, semAta-mAta kUhaTurkan unTuk bErbagi sesuatu peLajaran yang berHarga bagi sAya…tEntang rAsa CintA…kAsih…sAyang…hOrmat..seRta saLing menGhargai!!  uNtuk oRang tUa kiTa…..

KotaSantri.com : Kalau aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku. Kalau pakaianku terciprat sup, kalau aku lupa bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarimu.

Kalau aku berulang-ulang berkata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, janganlah memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil, aku harus selalu mengulang cerita yang telah berulang kali kuceritakan agar kau tertidur.

Kalau aku memerlukanmu untuk memandikanku, janganlah marah padaku. Ingatlah sewaktu kecil, aku harus memakai segala cara untuk membujukmu agar mau mandi.

Kalau aku tak paham sedikit pun tentang teknologi dan hal-hal baru, jangan mengejekku. Pikirkan bagaimana dahulu aku begitu sabar menjawab setiap “mengapa” darimu.

Kalau aku tak dapat berjalan, ulurkanlah tanganmu yang masih kuat untuk memapahku. Seperti aku memapahmu saat kau belajar berjalan waktu masih kecil.

Kalau aku seketika melupakan pembicaraan kita, berilah aku waktu untuk mengingat. Sebenarnya bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting, asalkan kau mendengarkan di sampingku, aku sudah sangat puas.

Kalau kau memandang aku yang mulai menua, janganlah berduka. Mengertilah aku, dukung aku, seperti aku menghadapimu ketika kamu mulai belajar menjalani kehidupan.

Waktu itu, aku memberi petunjuk bagaimana menjalani kehidupan ini. Sekarang, temani aku menjalankan sisa hidupku. Beri aku cintamu dan kesabaran, aku akan memberikan senyum penuh rasa syukur, dalam senyum ini terdapat cintaku yang tak terhingga untukmu.

 Penulis : Sabilal Risjad Martono

 

 

December 5, 2006 Posted by masdidi | Love and friendship | | No Comments Yet

Malaikat di rumahmu….

SebuAh tUlisan…enTah dr mAna..dr siApa..ataU dr web maNa?? sebeLumnya sAya miNta maaf biLa teLah LANCANG menGutipnya!!..sebUah sedeRatan katA-kata yang aKu temUkan diantAra deRetan fiLe-fiLe dikOmputku yAng Alhamdulillah terAmat-amAt Lelet heheHee,, dan hAmpir seTiap akU membAcanya….sUpeeeer terHaru!!!

…TrimAkasih Ya ALLOH,, Engkau teLah membeRikan seseOrang yAng terAmat sAngat berHarga bAgi diRiku….smOga Rahmat seRta kAsih-MU tiAda  teRputUs uNtuk Beliau…AmiiiiiN,,

 

Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan : “Para malaikat disini mengatakan bahawa besok ENGKAU akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah”?

            Dan Tuhan menjawab, “Saya telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu.”

            “Tapi disini, di dalam syurga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia.”

            “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih berbahagia.”

            “Dan bagaimana saya boleh mengerti saat orang-orang bercakap kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka ?”

            “Malaikatmu akan bercakap kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar; dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu bercakap.”

            “Dan apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadaMu ?”

            “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.”

            “Saya mendengar bahawa di Bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya ?”

            “Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya.”

            “Tapi, saya pasti akan merasa sedih kerana tidak melihatMu lagi.”

            “Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu boleh kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu.”

            Saat itu Syurga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan, “Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bolehkah Kamu memberitahuku nama malaikat tersebut ?

            “Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu.

Ingatlah selalu kasih sayang ibu, berdoalah untuknya dan cintailah dia sepanjang masa.

December 5, 2006 Posted by masdidi | Love and friendship | | 5 Comments

puisi

xkdfgmijxmkghmcxfh

November 15, 2006 Posted by masdidi | PuiSiku..pUisimu | | 5 Comments